(oneshoot) believe?

Written by PinnochioTall

Poster by me

Main Casts : [BTS] Jeon Jungkook | [OC] Jaehee

Support Casts : Temukan Dalam Cerita

Genre : mystery | Length : Oneshoot | Rated : Teen

Disclaimer : asli karangan sendiri /jelek? Maafkan daku/. Cast punya ortu dan allah SWT!

believe

Malam ini sangat dingin, jaehee dengan uap dimulutnya mengeratkan jaket ketubuhnya. Sesekali ia melihat arlojinya yang menunjukan 11:29. Ia semakin melangkah cepat menuju rumah. Setibanya ia disebuah gang yang cukup kecil, ia dikejutkan oleh kedatangan seseorang wanita berambut panjang yang menutupi seluruh wajahnya, jaehee kaget sekaligus merasa ketakutan, dengan sisa keberanian yang dimilikinya, ia kembali melihat wanita itu.

“hilang..” gumamnya.

“datanglah ke pertigaan jalan yang didepannya ada sekolah” terdengar bisikan suara wanita ditelinga kirinya.

Syok! Jaehee sedikitpun tidak berani menoleh kesamping. Tapi entah kenapa ia tetap mengikuti kata-kata wanita menyeramkan itu. Setelah tiba disana ia tidak melihat petunjuk apapun. Hanya ada beberapa kendaraan yang melewati jalan besar tersebut.  Iris matanya terus mencari-cari bangunan yang dimaksud.

“a-a-aku tidak menemukan sekolah i-itu..”  dengan ketakutan dan kaki tangan yang bergetar ia memberanikan diri untuk mengeluarkan suara bervolume 0,5 itu.

Tiba-tiba ia kembali terkejut karena melihat wanita itu berada diseberang jalan sambil menunjuk arah. Bangunan perkantoran yang kalau diperhatikan lagi memang mirip sekolah itu. Kakinya berjalan menuju bangunan yang dimaksud, padahal didalam hatinya ia sangat ingin lari dan meminta pertolongan.

Jaehee telah tiba dihalaman bangunan tua itu, sesekali ia melihat setiap ruangan yang bertingkat-tingkat itu, memperhatikan ruangannya satu persatu..

“aaakh!!!” seseorang memegang pundaknya.

“yaa? Ada pa denganmu? Anak sekolah jam segini ada disini untuk apa?” seorang pria berstelkan jas abu-abu dengan dasi merah  mengejutkan jaehee.

“haaah,, ini sangat melegakaan…” ucap jaehee yang merasa dirinya bisa aman dari wanita itu.

“apa itu temanmu? Jadi kamu kesini ingin menjemput temanmu itu?” ucap pria itu sambil menujuk keruangan yang ada balkonnya. Seorang wanita atau tepatnya wanita menyeramkan itu berdiri seperti sedang memperhatikan mereka berdua.

“matilah kitaa” jaehee memandang pria itu degan khawatir dan ketakutan.

Pria itu menatap heran sekaligus penasaran kepada jaehee. Dengan ekspresi pria tersebut, jaehee bisa mengerti apa yang ada difikiran pria berjas itu.

“aku akan menjelaskannya pada anda, tapi saat aku berbicara jangan berteriak, tertawa, atau melihat kearah wanita itu, apalagi melarikan diri, anda bisa mati atau gila bila melakukan semua itu.”

Dengan sedikit tersenyum meremehkan, pria itu memegang kedua pinggangnya dan menatap jaehee dengan ekspresi ada apa sebenarnya.

“wanita itu bukanlah manusia, aku tidak tahu bagaimana anda bisa melihatnya juga, tapi sekarang, apabila anda tidak ikut bersama saya mencari tahu apa yang dia minta, wanita itu akan datang pada anda seumur hidup anda. Jadi sekarang, kita harus masuk kedalam dan pergi keruangan dimana ia berdiri tadi., DAN JANGAN MELIHATNYA! Ia akan tahu kalau kita sedang membicarakannya.” Jaehee memengang pipi pria itu untuk menahan pria tersebut melihat wanita menyeramkan itu.

“jangan membuat lelucon yang tidak lucu gadis kecil! Itu adalah ruanganku bekerja. Dan jangan membuat rumor aneh diperusahanku!”

“a-a-aku tidak—“

Tanpa mendengarkan kelanjutan dari perkataan jaehee pria berjas tersebut masuk terlebih dahulu kedalam dan jaehee pun tidak punya pilihan lain selain mengikutinya.

“selamat datang tuan Kim” para pekerja disana menyapa dengan hormat padanya.

“tuan Kim?” jaehee memandang pria yang dipanggil tuan Kim tersebut.

“apa anda pemilik perusahan ini?”

“panggil saja aku jungkook, sebenarnya kita sebaya”

“apa? Maksudku, benarkah?” Jungkook tersenyum penuh kemenanan.

Latar telah berganti dengan dengan ruangan dimana wanita itu berada. Lampu ruangan tersebut padam, dan tidak bisa dihidupkan, mungkin bohlam lampunya putus, itulah argument dari jungkook pemilik perusahan.

“apa perusahan ini kau yang menjalankannya? Apa berjalan dengan baik?” jaehee mulai membahas hal yang lain membuat jungkook risih.

“bila kau ingin bermain-main denganku, lebih baik kau pergi..”

“maaf”

BAAAM!

“apa itu?” jungkook mulai panic.

Jaehee berlahan berjalan menuju asal suara, terdapat pintu didalam ruangan ini, jaehee membuka pintu tersebut, namun sebelum pintu itu terbuka ia mendengar jungkook berteriak keras. Saat ia menoleh, wanita itu telah memeluk jungkook dengan salah satu tangannya menyentuh leher jungkook.

“a-a-apa yang kau lakukan? Kami kesini ingin menolongmu.” Jaehee mencoba berkomunikasi dengan wanita itu.

Dengan senyuman mengerikan, wanita itu membawa jungkook kebalkon dan hendak melompat kebawah.

“JANGAAAN!”

“terima kasih, dia adalah milikku..”

BBRAAAAK!

Jungkook tewas  ditempat.

“sama-sama. Dan jangan pernah menemuiku lagi. Karna aku telah menemukannya..”

The end

giamana? jelek banget nyak? embeer gw aja ngakak ceritanya iluar dugaan. emang dasarnya gw gak bisa nulis ff horror kali yaa..  keep coment  ne?

Advertisements

One thought on “(oneshoot) believe?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s